Kardo: Panitia Pembangunan Langsung Sekolah

Penggunaan DAK Disdik Pakpak Bharat 2019 Tepat Sasaran

Sindeka, Pelitarakyat: Tahun 2019, Dinas Pendidikan Kabupaten Pakpak Bharat telah melaksanakan kegiatan peningkatatan sarana mutu pendidikan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Diketahui, penerima DAK tersebut terdiri dari Sekolah Dasar (SD)  25 sekolah dengan dana  Rp4 miliar dan Sekolah Menengah Pertama  (SMP)  12 sekolah dengan biaya Rp8 miliar.

Adapun bidang yang dikerjakan diantaranya untuk SMP Rehabilitasi dan Pembangunan ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, jamban, kantor guru, pengadaan komputer dan LAB IPA. Sedangkan untuk SD adalah pembangunan ruang kelas, ruang kantor dan pengadaan Pendidikan Jasmani dan Olah Raga (PJOK).

Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Pengajaran Pakpak Bharat melalui Kepala Bidang Pendidikan Formal Kardo Sinurat, MPd bersama Kasi Sarana dan Prasaran Dinas Pendidikan Januar Tumangger, SPd, Senin (17/2/2020).

Kardo mengatakan, tata cara pekerjaan di laksanakan secara swakelola yang dikerjakan langsung oleh Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) dan dana dicairkan secara 3 tahap dan langsung ditranafer ke rekening masing masing P2S oleh Badan Pengelola Keuangan Daerah Pakpak Bharat.

"Adapun dalam proses pengerjaannya, Sekolah dibantu TIM fasilitator, baik teknis pekerjaan maupun dalam penyusunan Laporan pertanggung jawaban (LPJ). Dinas pendidikan hanya sebagai Fasilitator Pengawasan dan melakukan monitoring pekerjaan sedangkan penanggung jawab pekerjaan adalah kepala satuan pendidikan masing-masing," katanya.

Sejumlah kepala sekolah dan guru penerima DAK yang berhasil dikonfirmasi mengaku cukup gembira atas adanya bantuan DAK. Pengakuan kepala sekolah, DAK meningkatkan kualitas pendidikan dalan sarana prasarana Kabupaten Pakpak Bharat.

Penulis: Jiks
Editor: pelitarakyat
Photographer: JT

Baca Juga