Pilkada Pakpak Bharat

Simulasi, Emma Tumangger dan Lasmaria Solin ‘Coblos’ Sonni – Ramlan

"Setelah itu, pergilan ke bilik suara yang disiapkan panitia. Buka kertas surat suara, perhatikan benar-benar apakah ada kertas suara rusak. Kalau ada rusak silahkan tanyakan kepada panitia. Intinya jangan terima kertas surat suara rusak," katanya.

KUTA TINGGI, pelitarakyat.com - Pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Pakpak Bharat Sonni Berutu, STh - Ramlan Boangmanalu kembali melanjutkan kampanye di Desa Kuta Tinggi, Sabtu (31/10/2020).

Dalam kampanye di Kuta Tinggi banyak kegiatan yang dilakukan 'sora lebbuh' tagline Sonni-Ramlan. Warga Kuta Tinggi mengajak pasangan Sonni - Ramlan keliling di Desa Kuta Tinggi.

Pada saat menggelar kampanye, Sonni - Ramlan tetap mengikuti protol kesehatan yakni menjaga jarak, cuci tangan hingga membagikan masker.

Kegiatan akhir, Sonni - Ramlan juga menggelar simulasi pencoblosan. Namun ada kejadian unik pada saat pencoblosan. Dua warga Kuta Tinggi mengajukan diri untuk contoh simulasi pencoblosan yakni Emma Br Tumangger dan Lasmaria br Solin.

Kedua-duanya terlihat berdiskusi dengan Sonni. Mereka terlihat akrab.

Calon bupati Pakpak Bharat Sonni Berutu, STh memperlihatkan kertas suara sebagai simulasi. Kepada Emma Br Tumangger warga Napatumbuk dan Lasmaria br Solin, Sonni mengatakan banyak perlu diperhatikan agar suaranya sah.

"Pastikan setiap warga sudah mendapatkan surat panggilan dari panitia pemungutan suarat (PPS). Setelah surat panggilan, kemudian masing-masing kita mendatangi tempat pemilihan. Setelah itu mintalah kertas suara dari panitia"

"Setelah itu, pergilan ke bilik suara yang disiapkan panitia. Buka kertas surat suara, perhatikan benar-benar apakah ada kertas suara rusak. Kalau ada rusak silahkan tanyakan kepada panitia. Intinya jangan terima kertas surat suara rusak," katanya.

Setelah itu kata dia, pada bantalan kertas surat suara, perhatikan apakah didalamnya ada paku atau benda keras yang dapat merusak surat suara. "Kalau sudah dicek semua aman, lihatlah di situ nomor 2, ada gambar saya dan Ramlan Boangmanalu. Caranya sangat mudah mengenali kami, kami mengenakan pakaian adat Pakpak. Setelah itu, cobloslah gambar kami. Terserah di mana, mau angkat nomor dua atau di wajah kami terserah, yang penting jangan sampai rusak," ungkapnya.

Usai dijelaskan caranya mencoblos, Sonni didampingi Ramlan Boangmanalu mempersilahkan Emma br Tumangger dan Lasmaria Solin mencoblos nomor 2. Usai dicoblos, warga Kuta Tinggi yang menyaksikan simulasi langsung bertepuk tangan.

Usai menggelar simulasi, Sonni juga mengajak warga pendukung Sora Lebbuh terus mencari dukungan warga lain. Ia mengatakan, pendukung sora lebbuh harus tetap semangat dan terus mendukung Sonni- Ramlan.

Ia juga mengajak agar pendukung Sora Lebbuh tidak membuat onar. Kata dia tetaplah berbuat baik kepada tetangga.

"Jangan membuat keributan, buktikan kalau anak lebbuh itu baik dan santun. Kemenangan nantinya adalah kemenangan kita bersama dan kemenangan rakyat Pakpak Bharat. Sekali lagi, teruslah mengajak teman dan tetangga untuk mendukung Sora Lebbuh," pinta Sonni.

Usai menggelar simulasi, Sonni - Ramlan bersama rombongan melanjutkan kampanye ke Desa Penanggalan - Mbinanga Boang.

Penulis: Gia
Editor: pelitarakyat
Photographer: Ali

Baca Juga