Peristiwa

Soal Aksi DPM di Kantor Bupati Dairi, Tokoh Sulang Silima Cibro: Banyak Masyarakat Diuntungkan Tujuannya Peningkatan Ekonomi

SIDIKALANG, pelitarakyat.com – Tokoh masyarakat dan tokoh adat marga Cibro di Kecamatan Silima Pungga-pungga Kabupaten Dairi mengaku kecewa soal aksi demonstrasi yang mendesak PT Dairi Prima Mineral (DPM) ditutup. Saidup Cibro yang merupakan ketua Sulang Silima Marga Cibro menilai aksi tersebut dinilai tanpa pertimbangan dan tanpa melibatkan pemangku hak ulayat marga Cibro. Ia pun mengaku yang melakukan aksi-aksi tersebut tidak dikenalnya.

“Siapa itu, saya tidak kenal yang demo itu, tak pernah kami diskusi,” kata Saidup Cibro kepada wartawan, Selasa (4/5/2021).

Sebagai tokoh masyarakat, Saidup mengatakan banyak diuntungkan dari kehadiran DPM. Salah satunya adalah peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat sekitar. Jadi kata dia, masyarakat jangan membuat protes-protes soal kehadiran DPM di Dairi.

“Saya perlu tegaskan kehadiran DPM banyak diuntungkan. Masyarakat sekitar diberdayakan dan ekonomi warga sekitar meningkat,” katanya.

Saidup pun menyayangkan protes yang dilakukan segelintir orang soal penolakan DPM. Sebab kata dia, kondisi saat ini di kawasan DPM masih harmonis. “Saya sampaikan sampai saat ini kami harmonis, makanya saya heran siapa itu,” katanya.

Saidup mengatakan masyarakat luar sudah sepatutnya mendukung DPM beroperasi karena banyak kepentingan di dalamnya termasuk negara. Lagi pula kata dia saat ini DPM sendiri masih dalam tahap konstruksi.

“Marilah kita dukung, lagipula ini masih konstruksi. Kita dukung dulu. Saya pun sebagai tokoh masyarakat menilai, tidak mungkin saya setuju kehadiran DPM kalau tidak ada izinnya, saya pastikan kalau tidak ada izin sayalah yang paling depan menolaknya. Karena lengkaplah izinnya makanya saya mendukungnya,” ungkapnya.

Saidup menjelaskan kawasan tersebut adalah berada di tanah ulayat marga Cibro. Ia mengatakan marga Cibro sebagai pemangku ulayat punya cerita panjang dan punya sejarah.

“Tanah ulaya Cibro di kawasan DPM punya sejarah. Dan saya siap menjelaskan kepada masyarakat siapa ingin tahun asal-usul tanah ulayat. Saya masih ingat saya pernah dipanggil Polres Dairi saya jelaskan semua. Dan saya siap jelaskan,” katanya.

Tak hanya Saidup, masyarakat Desa Sibongkaras, Kecamatan Silima Pungga-pungga, Sugianto Hasugian juga mendukung kehadiran PT DPM berinvesfasi di kecamatannya.

“Saya perlu tegaskan saya mendukung DPM berinvesasi di Silima Pungga-pungga yang bertujuan memajukan perekonomian masyarakat,” tegasnya dalam rekamam video.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button