Politik

DPRD Minta Gaji Kader Posyandu dan Guru PAUD Dinaikkan

SALAK, pelitarakyat.com – Anggota DPRD Pakpak Bharat Hotmauli Malau meminta pemerintahuntuk memberikan perhatian khusus kepada kader-kader posyandu dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Politisi Demokrat itu berharap gaji kader posyandu dan PAUD segera dinaikkan.

“Saya berharap pemerintah memperhatikan gaji kader posyandu dan gaji guru PAUD. Saya sudah terjun ke lapangan dan dengarkan langsung keluhan dari masyarakat bahwa gaji kader posyandu hanya berkisar 100 – 150 ribu. Dan gaji guru PAUD Rp500 ribu. Nah ini kan perlu jadi perhatian khusus,” kata Hotmauli saat diwawancarai wartawan di ruangannya, kemarin.

Politisi Demokrat itu mengatakan kerja kader posyandu memang tidak berat. Kader juga tidak masuk rutin. Kerja mereka hanya menimbang bayi saat ada posyandu di desa-desa.

Meski ringan, kader posyandu tentu meninggalkan pekerjaan rumah selama seharian penuh. Sebab itu, Hotmauli mendesak pemerintah kabupaten maupun pemerintah desa harus memikirkan dan mengkaji ulang gaji kader posyandu.

Demikian juga gaji honorer guru PAUD juga harus dinaikkan. Di desa-desa, gaji honorer nilainya sangat kecil yakni sampai 500 ribu. Parahnya lagi, para guru PAUD menerima gaji tidak rutin.

“Nah ini kan tidak benar lagi. Kita harusnya paham tugas berat mereka. Guru guru setiap hari membibing dan mengajari pintar. Guru PAUD yang mendidik supaya displin. Karena itu saya berharap perhatian untuk guru PAUD jadi prioritas,” ujarnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button