Tokoh Haji Bako ke Eddy di Momen Idul Fitri: Teruslah Bekerja untuk Menuju Dairi Unggul

Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu dan tokoh masyarakat Haji Bako

PANJI BAKO, Pelitarakyat.com - Banyak pesan moral menyentuh dari tokoh masyarakat Dairi H A Bako atau sering dikenal dengan 'Haji Bako' saat bertemu dengan Dr Eddy Keleng Ate Berutu, Kamis (13/5/2021) di Sidikalang. Tokoh yang dikenal masyarakat dermawan itu pun berbincang soal seputar kabupaten Dairi yang belakangan sedikit terganggu karena aksi di tengah-tengah pandemi covid 19.

"Saya kira bupati tetap semangat dan tetap bekerja seperti biasa. Kalau pun kemarin itu ada kata-kata yang kasar jangan disimpan di dalam hati, apalagi ini momentum hari lebaran mari saling memaafkan. Kalau kata-kata menyinggung jangan disimpan anggap itu semua motivasi," kata H Bako kepada Eddy.

H Bako juga mengatakan, pada saat sekelompok orang melakukan aksi di kantor bupati belum lama ini kata, tuntutan dan etika orasinya tidak santun lagi. Bahkan ada yang mengucapkan yang kata-kata yang tidak pantas. Ia pun mengatakan kejadian tersebut pun disaksikan di lapangan.

"Saya saksikan aksi di depan kantor bupati, saya amati memang bahasa mereka kasar dan tidak lagi mencerminkan kita orang yang berbudaya dan punya tata krama. Ada yang ucapkan kata-kata tidak pantas. Nah saya kira itu tidak perlu dimasukkan dalam hati," katanya.

Ke depan, H Bako mengajak semua masyarakat untuk saling menghargai dan menyampaikan tuntutan harus sesuai dengan norma dan etika. Kemudian bahasa-bahasa yang santun. "Saya kira pak Eddy tetap sabar dan tetap bekerja sebagaimana mestinya. Saya juga berdoa akan Dairi kita cintai ini tetap kondusif dan semua umat beragama saling menghargai. Kita tahu selama Dairi kondusif jadi, jangan ada orang yang sengat memprovokasi situasi Dairi menjadi keruh," katanya.

Suasana tersebut pun tampak cair. Eddy Berutu disungguhkan makanan sederhana.

Eddy pun mengaku senang atas nasehat yang diberikan tokoh adat H Bako. Ia mengharapkan dukungan doa dari seluruh masyarakat, tokoh agama, pemuda untuk menjalankan tugas yang diamanatkan rakyat kepadanya. Ia pun mengatakan mewujudkan pembangunan Dairi Unggul tidak seperti membalikkan tangan. Ia pun mengatakan, masyarakat tetap bersabar karena pembangunan itu dilakukan secara bertahap.

Soal kondisi Dairi, Eddy mengatakan tetap kondusif. Pandemi covid 19 memaksa semua kegiatan pemerintah menjadi terganggu. Demikian juga momen lebaran ini masyarakat tidak boleh bepergian sebagaimana mestinya. "Kondisi sekarang memang memaksa kita tidak boleh ke mana-mana. Meski demikian, perayaan hari tidak tetap punya makna," ujarnya.

Untuk itu, Eddy pun berharap banyak masukan dari tokoh dan masyarakat untuk pembangunan menuju Dairi Unggul. "Saya berdoa bapak sehat selalu dan saya mengharapkan sumbangan pemikiran dari pak H Bako. Saya mendoakan sehat selalu dan mudah rezeki. Sekali lagi, saya mengucapkan selama idul fitri 1442 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin," tukasnya.

Penulis: Pandu's
Editor: pelitarakyat

Baca Juga