Rabat Beton di Lau Njuhar Rusak Akibat Banjir Segera Diperbaiki

Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu meninjau lokasi rabat beton di Dusun Impres.

MBAL-MBAL, pelitarakyat.com - Di sela-sela kunjungannya ke Desa Alur Subur, Kecamatan Tanah Pinem, Bupati Dairi Dr Eddy Keleng Ate Berutu menyempatkan diri untuk meninjau lokasi rabat beton yang nyaris amblas akibat bencana di Dusun Impres atau pemoleten, Selasa (13/7/2021).

Turut hadir dalam kunjungannya tokoh masyarakat Lau Njuhar, Kepala Desa Drs Arjuna Maha, Camat Tahan Pinem Sion Sembiring, kepala dinas pendidikan, BPBD, perwakilan dinas PUPR dan pertanian.

Kepada Bupati Dairi Eddy Berutu, Arjuna Maha menjelaskan tembok penahan di Dusun Mbal-mbal sampai saat ini cukup memprihatinkan. Rabat beton amblas akibat bencana. Akibatnya kata Arjuna, rumah-rumah warga yang berada di dekat tembok penahan terancam nyaris amblas. Sebab itu, Arjuna berharap BPBD segera menganggarkan pembangunan tembok rusak.

"Iya pak bupati, belum lama ini terjadi bencana, sungai besar datang dari gunung dan menghantam rabat, akibatnya jembatan nyaris amblas," kata Arjuna kepada Eddy Berutu.

Arjuna menjelaskan, rabat beton Lau Njuhar I ini adalah merupakan jalan utama untuk menghubungkan ke beberapa desa. Diantaranya Desa Liang Jering dan Desa Alur Subur.

"Jadi pak bupati, jalan jembatan ini amblas maka akses menuju beberapa desa akan terganggu. Jalan ini sangat penting, termasuk mengangkut hasil pertanian masyarakat," kata Arjuna.

"Jadi pak bupati kami berharap, pembagunan ini segera dan sifatnya sangat mendesak. Dan perlu kami tambahkan pak bupati, kalau ini amblas bisa rumah-rumah warga ikut terdampak, bisa-bisa rumah warga juga ikut amblas," ungkapnya.

Pertanyaan Arjuna pun ditanggapi Eddy Berutu. Kepada masyarakat bupati menyampaikan segera meminta BPBD dan PUPR Dairi untuk segera memperbaikinya.

"Pak BPBD, pak camat dan PUPR kita sudah dengarkan bersama keluharan mereka, ini bencana jadi harus diperbaiki segera. Cari solusi agar segera dituntaskan. Pak kepala desa segera berkoordinasi dengan camat soal lahan yang bisa terdampak akibat pembangunan. Artinya kalau nanti membangunan jangan sampai warga yang komplain karena lahannya sedikit rusak," kata Eddy.

"Siap pak bupati, kalau itu urusan saya dan bersama tokoh masyarakat. Lagi pula siapa yang komplain ini kan kepentingan bersama," jawab kepala desa.

Mendegar jawaban kepala desa, Eddy pun meminta pembangunan itu segera dirampungkan. "Tidak perlu lama-lama, segera ini kan bencana. Orang tua saya semua di sini, kami pemerintah akan memperbaikinya," ucap Eddy.

Juanda Maha pun mengucapkan terima kasih. Juanda yang merupakan tokoh masyarakat di Lau Njuhar I meminta masyarakat untuk mendukung program pemerintah. "Terima kasih pak bupati, semoga segera terealisasi," ungkapnya.

Camat Tanah Pinem Sion Sembiring, M Biomed mengaku senang atas kehadiran tokoh masyarakat pada peninjauan jalan rusak. Sion menegaskan, pemerintah juga tidak berdiam diri. Namun karena situasi covid 19 masyarakat harus bersabar karena anggaran tersedot untuk kesehatan.

"Iya pertua (orang tua) saya semua, pembangunan memang sedikit melambat karena situasi covid 19, namun kalau pekerjaanya bersifat mendesak maka pemerintah akan memprioritaskannya," ucap bupati.

Usai berdiskusi dengan warga, Eddy Berutu bersama rombongan melanjutkan perjalanan menuju Liang Jering dan Alur Subur. Di perjalanan Eddy juga menyempatkan meninjau jalan rusak di Dusun Mbal-mbal.

Penulis: Pandu's
Editor: pelitarakyat

Baca Juga