Peristiwa

Jembatan Lae Trondi – Lae Mbalno yang Ambruk Bisa Diperbaiki Tahun Depan

SALAK, pelitarakyat.com – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Augusman Padang, ST., MSi memastikan jembatan Lae Trondi – Lae Mbalno diperbaiki tahun depan. Augusman mengatakan alasannya menyangkut dana, pekerjaan jembatan harus melalui tender dan perencanaan matang.

“Saya kira tahun ini tidak mungkin lagi pak, ini kan sudah memasuki P-APBD. Kami sudah survei semua bahwa anggaran jembatan ini kan besar, jadi butuh perencanaan matang. Kemudian proyek ini juga tender. Kalau dipaksakan sekarang sudah waktunya sudah singkat. Jadi rencana kami tahun 2022 baru diperbaiki. Dan waktunya di awal tahun,” kata Augusman Padang kepada Sekda Pakpak Bharat Sahat Banurea saat meninjau jembatan ambruk di Sabtu 14 Agustus 2021.

Peninjauan tersebut juga dihadiri kepala BPBD Pakpak Bharat Jibun Padang.

Mendengar jawaban Augusman, Sahat mengatakan dinas PUTR harus memikirkan bagaimana jembatan harus dibangun. Sebab kata dia jembatan tersebut sangat diperlukan masyarakat.

Iklan

“Soal teknis saya serahkan kepada dinas PUTR. Saya yang penting pembangunan terlaksana dengan baik. Nantinya pembangunan jembatan ini jangan sampai ada masalah. Ini jembatan yang sangat diperlukan masyarakat,” kata Sahat.

Baca Juga  Dairi Tuan Rumah LTTMF Ke 2, Ini Momentum Memperkenalkan Budaya Pakpak

Augusman pun mengiakan akan mengerjakan dengan baik dan cepat. “Iya pak sekda. Saya sudah bawa langsung tim untuk menggambar jembatan ini,” ujarnya.

“Perlu saya sampaikan pak sekda, tahun 2019 lalu kita sudah pernah merencanakan pembuatan jembatan ini. Gambar semua sudah selesai. Namun karena recofusing maka jembatan ini tidak bisa dibangun. Dan seingat saya anggarannya mencapai Rp900 juta,” kata Agusman.

“Iya sudah, saya berharap ada parit dipinggir jembatan. Tujuannya agar air jengan masuk ke jembatan,” ujar Sahat.

Baca Juga  Duh, Masih Jam Kerja Kantor DPRD Pakpak Bharat Digembok

Pasang Rambu
Sahat pun meminta BPBD dan PUTR untuk mesang untuk memasang rambu tanda bahaya di lokasi.

“Nanti pasang di sini rambu-rabu peringatan, bila perlu buatkan seng agar warga tidak melintas di lokasi. Ini kan bahaya, apalagi anak-anak nanti melompat-lompat, nanti bahaya pula,” kata Sahat.

Iklan

Kepala BPBD Jibun Padang pun mengiakannya. Ia beserta tim akan memasang rambu-rambu peringatan.

“Iya pak sekda, sudah kita pasang. Nanti akan kami buatkan seng dan tali,” katanya.

Jibun melaporkan kepada Sekda, jembatan diperkirakan ambruk Jumat malam. Tidak ada korban jiwa.

“Saya sudah minta keterangan dari warga, jembatan ambruk hari jumat tengah malam. Tidak asa korban jiwa. Jembatan ambruk diperkirakan karena cuaca hujan semalaman mengguyur Kota Salak,” ucapnya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Iklan
Back to top button