Uncategorized

Sang Tokoh Kota Subulussalam Tutup Usia, Mantan Walikota Subulussalam Dua Periode

SUBULUSALAM, Pelitarakyat.com- Mantan Walikota Subulussalam H. Merah Sakti Kombih, SH. Dikabarkan meninggal Dunia, Almarhum menurut informasi Pernah Dua Periode sebagai Walikota di Kota Subulussalam Pernah menjabat Periode Tahun (2009-2014) Dan Periode Kedua (2014-2019)Mantan Walikota.

Lokasi Rumah Almarhum berada di Gang Prima Desa Subulussalam Utara, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Rabu (8/09/2021). Masyarakat Kota Subulussalam sekarang sedang bersedih dan sangat berduka.

Walikota Subulussalam H. Alffan Alfian Bintang Bersama Kepala OPD Subulussalam dan Ormas yang ada di Subulussalam beserta masyarakat Subulussalam menunggu di perbatasan Pakpak Bharat menuju Subulussalam. Terlihat masyarakat Subulussalam sangat merasa kehilangan sekali atas kepergian Sang tokoh Kota Subulussalam tersebut.

Baca Juga  Bupati Dairi Berangkatkan Widia Sibarani Jalani Penanganan Kanker di RSCM Jakarta

Dilihat dari media sosial banyak menayangkan siaran langsung, baik Fb masyarakat dan ada Juga media Serambi TV melakukan siaran langsung.

Iklan

Pemerintah Walikota Subulussalam bersama jajaran ikut pada iringan mobil Ambulance, menuju ke Rumah duka. Sesampainya di rumah duka, di kediaman almarhum terlihat masyarakat sudah menunggu, dan mobil ambulance sesampainya dirumah duka masyarakat Kota Subulussalam dan keluarga sudah menunggu.

Sejarah Mencatat…!!!

Sejarah tidak akan pernah melupakan semua kebaikan Almarhum, di ingatan masyarakat kota Subulussalam selama menjabat sebagai Walikota Bapak Pembangunan Kota Subulussalam.

“Selamat jalan kami ucapkan kepada Bapak Pembangunan Kota Subulussalam, Walikota pertama yang dedikasimu untuk Negeri Bertuah Sada Kata, kuyakin akan terus terkenang untuk selama-lamanya, “Ucap Alim Bako.

Baca Juga  Bupati Dairi Eddy Berutu Terima Penghargaan Dari KPAI

Merah Sakti Kombih lahir di Subulussalam pada Tanggal (8 Juni 1966). Tutup usia pada (8 September 2021) dalam Usia 55 Tahun. Ia adalah Putra pertama dari pasangan Raja Djamaluddin Kombih dan Ibu Saudah. Dari garis keturunan, Meurah Sakti adalah seorang keturunan Raja. Kakeknya adalah Raja Udinda, penerus Kerajaan Tualang setelah Raja Gontar. Maka tak heran jika nama depannya memakai kata “Meurah”, yang berarti adalah Raja, “Ucapnya

Iklan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Iklan
Back to top button