Peristiwa

Kasus Covid-19 Tinggi di Dairi, MUI Minta Masyarakat Patuhi Instruksi Bupati Tentang PPKM

SIDIKALANG, pelitarakyatcom – Ketua Majelis Ulama (MUI) Kabupaten Dairi H Wahlin Munthe, SH menghimbau masyarakat Dairi untuk tetap waspada terhadap ancaman Covid 19.

Hal demikian disampaikan Wahlin Muthe setelah ramainya masyarakat tetap beraktifitas di luar luar rumah. Padahal, kasus Covid 19 di Kabupaten Dairi bertambah. Terakhir menurut data Satgas Covid 19 Dairi per tanggal 20 Februari 2022 jumlah kasus terkonfirmasi Covid 19 sebanyak 234 orang.

“Ada satu hal yang perlu kita ketahui bahwa situasi penyebaran Covid 19 di Dairi terus meningkat. Dan jumlahnya saat ini sudah cukup banyak,” kata Ketua MUI Kabupaten Dairi Wahlin Munthe, Selasa 21 Februari 2022.

“Saya kira ini adalah patut diwaspadai. Saya menghimbau setiap anggota masyarakat untuk tetap waspada dengan menjaga diri dan keluarganya masing-masing agar tidak tertular dan terpapar virus corona,” tuturnya.

Wahlin mengatkaan, banyaknya pertambahan kasus Covid-19 menunjukkan bahwa penyebaran virus corona masih tinggi.

Namun, di sisi lain pemerintah dalam hal ini Bupati Dairi Dr Eddy Berutu sudah mengeluarkan instruksi tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kemudian ia juga meminta himbauan bupati Dairi tentang protokol kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumuman dan menghindari mobilitas untuk dipatuhi.

“Jadi saya menghimbau untuk tetap waspada. Saya juga meminta masyarakat untuk menghindari kerumuman. Kalau tidak ada urusan terpaksa, silahkan hindari bepergian keluar,” katanya.

Menurut Wahlin, hanya dengan kedisiplinan masyarakat mata rantai Covid-19 akan terputus. Dengan begitu, keadaan akan cepat normal kembali dan roda ekonomi berputar lagi.

“Tanpa adanya disiplin dan kepatuhan dari seluruh anggota masyarakat kepada protokol medis yang ada maka tentu bencana dan malapetaka yang akan kita hadapi dan kita tentu saja tidak mau itu terjadi,” kata dia.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button