Sidikalang, Dairi

Kepala BKKBN RI Kunjungi Kabupaten Dairi

SIDIKALANG, Pelitarakyat.com- Hasto Wardoyo menerangkan Stunting adalah kekurangan gizi pada balita yang berlangsung pada masa 1000 hari pertama kehidupan sejak kehamilan hingga bayi berusia 2 tahun. Stunting menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang anak.

"Angka kasus stunting di Kabupaten Dairi masih butuh perhatian serius. Sebab itu pemerintah pusat menetapkan Dairi sebagai salah satu kabupaten prioritas pencegahan penurunan stunting," Ujar Hasto Wardoyo.

Bupati Eddy Berutu mengungkapkan untuk menanganinya, pemerintah Dairi berusaha keras dan terus mencari solusi serta membuat berbagai program agar angka stunting di Dairi terus menurun.

Bina Keluarga Remaja (BKR). Program Pembangunan Keluarga Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana).

Dalam program Bangga Kencana ini diharapkan mempermudah pemerintah daerah dalam pengaturan kelahiran; menjaga kesehatan dan menurunkan angka kematian ibu, bayi dan anak.

Selain itu, kegiatan ini untuk meningkatkan akses dan kualitas informasi pendidikan konseling. Program ini juga meningkatkan partisipasi dan kesertaan KB pria. Terkahir mempromosikan penyusuan bayi sebagai upaya untuk menjadikan kehamilan.

Untuk mencapai target tersebut, Pemerintah Dairi akan melaksanakan pelayanan KB bergerak ke desa desa termasuk desa terpencil bersama tim koordinasi percepatan penurunan stunting.

"Hal inilah saya sampaikan tadi pagi, Kamis 23 Juni 2022 saat bapak dr Hasto Wardoyo melakukan road show akselerasi program bangga kencana dan percepatan penurunan stunting menuju Dairi Unggul di Balai Budaya, "Kata Bupati Eddy Berutu.

Perlu saya tambahkan tahun 2023 untuk program kencana ini Pemkab Dairi telah mengusulkan anggaran rehab balai penyuluhan KB, pengadaan laparoskopi, pengadaan BKB Kit Stunting dan pengadaan Bed Gynektologi. Sekali lagi terima kasih atas kunjungannya pak Hasto Wardoyo di Dairi.

Penulis: Aman Berutu

Baca Juga