Pidato Bupati Pakpak Bharat Hut ke 18

Bergandengan Tangan Membangun Pakpak Bharat

SALAK, pelitarakyat.com - Untuk mensukseskan program dimasa kini dan mendatang, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor mengajak seluruh pemuka agama, pemuka adat, pemuka masyarakat untuk bergandeng tangan bersama pemerintah, bahu-membahu dengan spirit kearifan lokal ikut berkiprah membangun, membesarkan daerah Kabupaten Pakpak Bharat sebab proses pembangunan adalah proses multidimensional yang menyentuh dan merangkul semua aspek kehidupan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Bupati Franc dalam pidato peringatan Hari Jadi ke-18 Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (28/07/21) di Ruang Paripurna DPRD Pakpak Bharat Sindeka Salak yang dirayakan secara sangat sederhana.

Perayaan diawali dengan acara ziarah di Tugu Pemekaran, Desa Boangmanalu, Kecamatan Salak. Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor yang bertindak selaku Inspektur Upacara, meletakkan karangan bunga serta diikuti dengan perwakilan Forkopimda dan perwakilan tokoh pemekaran. Usai pelaksanaan ziarah, dengan penerapan protokol kesehatan, perayaan berlanjut ke ruang sidang paripurna dengan agenda mendengarkan pidato Bupati Pakpak Bharat.

Tampak hadir unsur pimpinan dan anggota DPRD Kab. Pakpak Bharat, Ketua DPRD SU Baskami Ginting, para unsur forum koordinasi pimpinan daerah kab. Pakpak Bharat, sekretaris daerah, Para asisten, para pimpinan OPD dan pejabat struktural pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, Ketua tim penggerak PKK Kabupaten Pakpak Bharat, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD kabupaten Pakpak Bharat, Pemrakarsa dan para tokoh pemekaran Kabupaten Dairi serta para ahli waris, Ketua dharma wanita persatuan Kabupaten Pakpak Bharat, kepala desa, Pemuka Masyarakat, Pemuka Agama, Pemuka Adat, Pimpinan partai politik, Pimpinan Ormas, LSM, Para pemerhati pembangunan Kabupaten Pakpak Bharat dan unsur lainnya.

Rangkaian acara hari jadi Kabupaten Pakpak Bharat berpedoman dengan protokol kesehatan dan menerapkan tema "BERSATU, BEKERJA, SEHAT, EKONOMI PULIH" dengan sub tema "DENGAN SEMANGAT HARI JADI KABUPATEN PAKPAK BHARAT KE -18 TAHUN 2021, MARI KITA BERSATU MENCEGAH PENYEBARAN COVID-19 UNTUK MEWUJUDKAN MASYARAKAT SEHAT DAN BERKUALITAS MENUJU MASYARAKAT PAKPAK BHARA NDUMA "

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor dalam pidatonya mengatakan, sejalan dengan kondisi masih merebaknya kasus Covid-19, pemerintah mengajak seluruh masyarakat dimana pun berada untuk turut berpartisispasi melalui LIVE STREAMING dari berbagai media untuk dapat ikut memeriahkan peringatan hari jadi. pemerintah ingin semangat tetap terus berkobar serta berdoa agar pada tahun berikutnya seluruhnya masyarakat dapat menyelenggarakannya dengan penuh suka cita.

Dalam peringatan hari jadi ke-18 Kabupaten Pakpak Bharat, pemerintah menyampaikan kepada seluruh komponen masyarakat baik yang tergabung pada pemuka agama, pemuka masyarakat, pemuka adat, pemuka pemuda, para pelaku ekonomi makro dan mikro, pelaku usaha jasa untuk terus menyatakan perang melawan covid-19 serta mematuhi protokol kesehatan.

Dalam kesempatan ini juga, Pemkab Pakpak Bharat juga mengapresisasi kepada para garda terdepan mencegah penyebaran covid-19, diantaranya petugas medis, TNI /Polri, serta seluruh tim yang terlibat baik dalam proses penanganan hingga pencegahan. Pemerintah juga mengapresiasi atas antusia masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat yang telah meluangkan waktu dan kesempatan untuk di vaksin yang kita lakukan secara berkala baik pada fasilitas kesehatan maupun beberapa lokasi yang telah ditentukan, kedepan pemerintah akan terus berupaya agar seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat mendapatkan vaksin dan dengan segera memutus mata rantai penularan covid-19 di Kabupaten Pakpak Bharat" ucap Bupati Franc.

Orang nomor satu di Pakpak Bharat ini juga menyatakan dalam peringatan hari jadi ke-18 Kabupaten Pakpak Bharat terdapat beberapa dinamika hambatan dan tantangan, terkhusus pada tahun dengan masih belum berakhirnya pandemi covid-19 secara nasional terdapat beberapa perubahan pada arah pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Pemerintah akan terus berupaya menjalankan roda pemerintah serta menjawab tantangan demi tantangan yang muncul seiring berjalannya waktu, namun pemerintah juga ingin menyampaikan kepada seluruh komponen masyarakat baik yang tergabung pada pemuka agama, pemuka masyarakat, pemuka adat, pemuka pemuda, para pelaku ekonomi makro dan mikro, pelaku usaha jaasa untuk terus menyatakan perang melawan covid-19 serta patuhi protokol kesehatan.

"Jauhi kerumunan, pakai masker, jaga jarak dan galakkan pola hidup serta pada lingkungan rumah maupun kantor. dengan disiplin dalam menerapkan bebrapa hal diatas niscaya kita dapat menghadapi serta mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Pakpak Bharat. Kedepannya pemerintah akan terus berupaya agar seluruh masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat mendapatkan vaksin dan dengan segera memutus mata rantai penularan covid-19 di Kabupaten Pakpak Bharat," ucap Bupati Franc.

Bupati Franc menyampaikan secara khusus kepada segenap aparatur sipil negara pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat, saya tekankan agar tetap mengedepankan profesionalisme bekerja, dibarengi dengan sikap disiplin dalam melaksanakan tugas-tugas pemerintah, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan pada semua tingkat. disamping itu, manajemen administrasi pemerintah dan manajemen pengolahan admisintrasi keuangan, harus mendapatkan perhatian yang sungguh-sungguh sehingga dapat berlangsung secara transparan dan akuntabel. kedepan, transparansi dan akuntabilitas akan semakin dituntut dalam pelaksanaan tugas-tugas, demikian juga dengan pengawasan yang akan semakin ketat dan tegas, sehingga aparatur sipil harus terus memperbaiki diri dan meningkatkan kompetensi agar kapabilitas yang dimiliki sesuai dengan kebutuhan pada saat ini dan masa depan.

Kepada generasi muda, Bupati Franc berpesan agar dapat memetik pembelajaran bahwa setiap generasi kepemimpinan memiliki warna dan dinamika tersendiri sesuai era dan zamannya, untuk itu dari sekarang tumbuh suburkan budaya untuk berbuat yang positif dalam segala hal, jangan berhenti berbuat baik sekecil apapun demi mempersiapkan diri menjadi pemimpin dimasa depan dan menjadi pioner di Kabupaten Pakpak Bharat.

Fase Lebih Matang

Ketua DPRD Kabupaten Pakpak Bharat Hotma Ramles Tumangger menyampaikan beberapa hal secara umum menurut kacamata DPRD Kabupaten Pakpak Bharat diantaranya, Diusia 18 tahun Pakpak Bharat disyukuri karena pada usia ini, kita telah bergeser dari berbagai hal kepada fase yang telah lebih matang tentunya diharapkan proses pergeseran tersebut semuanya menuju ke kehidupan masyarakat yang lebih baik dari masa lalu sampai hari ini dalam berbagai sektor. Kepala daerah sekaligus Kepala pemerintah telah diemban sejumlah orang, PJ. bupati sudah sejumlah 4 orang dan bupati 4 orang sehingga total 8 orang. Pada masa pemerintahan disetiap masanya hanya periode kepala daerah dan wakil kepala daerah 2010-2015 yang penuh bertugas hingga akhir periode. Selebihnya hanya menyelesaikan tugas beberapa tahun saja. hal ini menjadi persoalan tersendiri yang dampaknya tidak baik dalam pengelohan pemerintahan terutama dalam menjalankan program yang tertuang dalam RPJMD dan RPJP kepala daerah yang semuanya itu bersumber dari visi dan misi pada saat pencalonan di pemilukada.

Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting mengatakan selaku ketua DPRD Sumatra Utara mengingatkan kembali kepada masyarakat Sumatera Utara khusunya warga masyarakat Kabupaten Pakpak Bharat untuk terus memberikan dukungan kepada pemerintah dalam mengantisipsi penularan covid-19 dengan terus menjaga protokol kesehatan dan mendukung terus pemerintah, khususnya bupati dan wakil bupati dalam menyujudkan kabupaten Pakpak Bharat yang bersatu dan sejahteta, unggul dalam kualitas hidup, terdepan dalam pelayanan publik berlandaskan agama dan budaya.

"Mari kita jadiakan momentum HUT Kabupaten Pakpak Bharat ini menjadi tonggak pembangunan berkelanjutan yang berbasis budaya.saya mengajak anak-anak muda, penerus bangsa di Kabupaten Pakpak Bharat untuk berpartisipasi, berkolaborasi dan ikut serta dalam pembangunan dengan berlandaskan budaya dan kearifan lokal. Kelestariaan budaya dan kearifan lokal di Pakpak Bharat ini seharusnya menjadi modal untuk pengembangan daerah ini," kata Baskami Ginting.

Penulis: Pandu's
Editor: pelitarakyat

Baca Juga