Pilkada Pakpak Bharat

Kami tak Mau Pakai Uang Cukong, Kami Takut ke Jakarta tak Pakai Ongkos

SALAK, Pelitarakyat.com - Calon bupati Pakpak Bharat Sonni Berutu, STh menghadiri doa bersama tokoh agama sekabupaten Pakpak Bharat di Salak, Minggu (6/12/2020). Dalam acara tersebut tokoh agama GKPPD, tokoh muslim hadir.

Dalam acara tersebut Sonni membuat pernyataan yang menundang simpati peserta yang hadir dalam doa bersama tersebut. Sonni menegaskan pencalonnya dengan Ramlan Boangmanalu adalah karena panggilan hati untuk membangun Pakpak Bharat.

Tak hanya soal panggilan hati, Sonni juga membuat pernyataan menohok. Ia mengatakan, pencalonnya dengan Ramlan tidak ada menggunakan uang 'cukong' dengan alasan menjanjikan sesuatu. Ia mengatakan, uang digunakan dalam kampanye adalah murni modal sendiri, masyarakat yang berbaik hati dan Ramlan Boangmanalu.

"Saya perlu tegaskan di sini. Pencalonan kami tidak ada menggunakan uang 'cukong' atau mafia dengan imbalan sesuatu. Saya tegaskan di sini ini biaya kampanye kami adalah murni dari kami dan juga masyarakat. Saya punya prinsip uang kalian adalah uang kami juga," katanya.

Ia pun mengatakan, ada beberapa alasannya tidak menghadirkan cukong salah satunya adalah takut ke Jakarta tidak menggunakan ongkos.

"Salah satunya adalah kami takut ke Jakarta tidak menggunakan ongkos. Kami juga tidak mau ketika memimpin nanti kaki kami separuh diikat oleh kepentingan orang lain. Kami mau memimpin Pakpak Bharat itu tanpa ada intervensi oleh orang asing. Kami ingin pembangunan itu sampai kepada masyarakat dan memimpin itu dirasakan oleh orang banyak," ungkapnya.

Sonni juga mengatakan setiap kali pertemuan, sora lebbuh sama sekali tidak punya uang apalagi sampai membayar untuk memilihnya. "Berulang kali saya sampaikan pada pertemuan sora lebbuh tidak punya duit," katanya disambut tepuk tangan dari warga.

Oleh karena itu, Sonni menegaskan pemilihan sekali ini adalah merupakan politik tanpa uang. Dan masyarakat harus memilih sora lebbuh karena panggilan hati dan bagaimana cita-cita anak lebbuh bisa terwujud.

Sonni juga sempat memperlihatkan penampilan mereka yang sederhana dan lahir dari keluarga yang serba kekurangan.

"Lihatlah tangan dan badan kami ini. Tampilannya pun anak kampung. Dari manalah kami punya uang berlebih. Meski demikian, saya harus tegaskan di sini kami ingin peliasken lebbuh atau membangun kampung. Yakinlah bapak ibu, kami akan bersama kalian jika kami diberikan kesempatan," ungkapnya.

Penulis: Ber
Editor: pelitarakyat

Baca Juga