Peristiwa

Ini Alasan Proyek Listrik Dinas Pariwisata di Simbilulu 5 Bulan Tak Menyala, Ternyata Belum Ada SLO

SIDIKALANG, pelitarakyat.com – Sudah 5 bulan proyek pembangunan listrik Dinas Pariwisata Kabupaten Pakpak Bharat di Lae Simbilulu, Kecamatan Tinada tidak menyala. Belakangan proyek yang dikerjakan CV RG tersebut jadi bahan gunjingan. Masyarakat mengaku kecewa soal proyek listrik senilai Rp265 juta hingga sekarang tidak menyala.

Soal proyek tersebut dinas pariwisata sudah berulang kali mengingatkan pihak rekanan untuk segera menyelesaikannya. Dinas pariwisata berharap rekanan agar proyek tersebut bisa tuntas. Namun kenyataanya hingga kini belum terealisasi.

Soal proyek tersebut PT PLN (Persero) ULP Sidikalang pun angkat bicara. Teknisi Distribusi Jaringan PLN Wilayah Pakpak Bharat Yoga membenarkan proyek listrik Dinas Pariwisata Pakpak Bharat belum dialiri listrik.

Yoga mengaku sampai saat ini belum mendapat surat perintah dari PLN UP3 Bukit Barisan Brastagi dan Unit Induk Wilayah Sumatera Utara di Medan.

“Sampai sekarang kami belum mendapat surat dari PLN UP3 Brastagi dan Unit Induk Wilayah Sumut dari Medan. Kami ini hanya pelaksana. Kami tidak bisa melakukan tindakan sebelum ada perintah dari atasan. Dan sampai sekarang belum ada info,” kata Yoga saat ditemui di Kantor PLN Sidikalang Jalan Sudirman, Selasa (18/5/2021).

Soal proyek tersebut, Yoga pun mengaku belum pernah berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata dan pihak kontraktor.

“Tidak pernah koordinasi dengan dinas dan rekanan baik sebelum dan sesudah proyek selesai. Tadi memang ada pihak dinas yang datang ke sini menanyakan soal proyek listrik itu namun kami menjawab bahwa belum ada tembusan surat dari pimpinan,” katanya.

Ditanya apa penyebab proyek listrik tersebut belum dialiri, Yoga mengatakan belum ada Sertifikat Layak Operasi (SLO). “SLOnya belum ada. Kami (PLN) tidak asal alirkan listrik. Kami akan survei dulu ke lapangan. Tapi itu pun harus ada perintah dari pimpinannya,” ucapnya.

Meski demikian, kata Yoga pada prinsipnya PLN mendukung proyek listrik dinas pariwisata. “Pada prinsipnya kami mendukung. Tapi kami kan tidak alirkan listrik. Kami mesti cek semuanya. Kami tidak mau terjadi apa-apa,” tukasnya.

Ingatkan Rekanan

Kepala Dinas Pariwisata Bambang Banurea mengakui lampu tersebut belum menyala. Namun pihaknya sudah menyurati rekanan agar proyek tersebut dituntaskan. Dan lampu di area wisata segera untuk dihidupkan. “Sudah disurati,” ucap Bambang di, Selasa (11/5/2021) di kantornya.

Sebagai informasi proyek tersebut dikerjakan CV RG. Tertera di LPSE perusahaannya beralamat di Jalan Saudara Medan. Pagu proyek tertera di LPSE senilai Rp265 Juta.

“Iya itu lelang,” ujar Bambang ditanya soal perusahaan pemenang.

Meski demikian Bambang tidak menjelaskan permasalahan kenapa proyek listrik tersebut hingga kini belum tuntas. “Ada PPTKnya, boleh berkoordinasi,” katanya.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Back to top button