Presiden Prabowo Kunjungi Aceh Tenggara, Rakyat Antusias Menyambut

KUTA CANE, pelitarakyat.com- Bupati Aceh Tenggara MSF (Muhammad Salim Fakhry) menyampaikan kepada Tito Karnavian (Mendagri RI) kiranya setelah Bapak Presiden ke Tapanuli Tengah.
MSF juga bermohon-mohon kepada Pak Tito supaya Bapak Prabowo juga mampir ke Aceh Tenggara untuk melihat kondisi Banjir di Aceh Tenggara.
MSF menyampaikan kepada Pak Tito bahwa Medan ke Aceh Tenggara hanya waktu tempuh 20 menit Rute Udara.
Dan Terbukti Tadi Bapak Presiden Prabowo Subianto mampir ke Aceh Tenggara, meninjau dan berdialog dengan masyarakat Aceh Tenggara, terutama korban banjir dan tanah longsor, dan masyarakat Aceh Tenggara akan segera diperbaiki karena akibat Banjir..
Selesai berkunjung dan singgah di Aceh Tenggara, Prabowo bersama Rombongan balik ke medan, kemudian ke Jakarta, dengan agenda lainnya.
Seusai melakukan peninjauan wilayah terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, Presiden Prabowo bertolak menuju ke Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Senin, (1/12/ 2025)
Sesaat setelah tiba, Presiden Prabowo langsung melakukan peninjauan ke lokasi Jembatan Pante Dona yang putus total akibat banjir besar yang melanda wilayah itu dan menyebabkan ribuan warga terisolasi, serta membuat jalur logistik terhenti total.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan mempercepat pembangunan akses darurat agar mobilitas masyarakat segera pulih, dan rekonstruksi jembatan permanen akan diprioritaskan agar transportasi dan ekonomi masyarakat dapat bangkit kembali.
Menurut Bupati Aceh Tenggara, Bapak Salim Fakhry, ini adalah pertama kalinya dalam sejarah, seorang Presiden datang ke Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara.
Presiden Prabowo kemudian menuju Desa Bambel Baru, Kabupaten Aceh Tenggara untuk meninjau langsung kondisi korban banjir yang kini tinggal di tenda-tenda darurat.
Banjir besar yang melanda wilayah tersebut memaksa sedikitnya 4.080 warga mengungsi setelah air bah datang secara tiba-tiba dan merendam permukiman serta fasilitas publik.
Selain meninjau fasilitas pengungsian seperti dapur umum, pos kesehatan, dan area logistik, Presiden juga mendengarkan langsung cerita dan kebutuhan yang disampaikan warga.
Salah seorang warga meminta agar pemerintah membangun bendungan agar tiap kali panen jagung, tidak terkena banjir. Mendengarkan hal ini, Presiden pun akan memastikan pemerintah membangun bendungan di wilayah tersebut.(AB)
Sumber: Media Sosial








