Uncategorized

Korban Hanyut di Sungai Lau Renun, Rendi Sitepu, Telah Ditemukan

DAIRI, PELITARAKYAT.COM – Rendi Sitepu (19) warga Desa Renun, Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi, Sumatera Utara dikabarkan hanyut saat mandi di Sungai Lau Renun, Desa Renun, Kecamatan Tanah Pinem pada Sabtu, 20-01-2024 sekitar pkl. 12 .00 WIB akhirnya ditemukan.

Informasi diterima dari Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Dairi, Hotmaida Butar-butar menginformasikan bahwa Rendi Sitepu telah ditemukan dalam keadaan meninggal.

“Rendi Sitepu warga Desa Renun Kecamatan Tanah Pinem yang hanyut di Sungai Renun pada hari Sabtu, 20 Januari 2024 lalu, pagi ini, Rabu, 24 Januari 2024 sekitar Pukul. 08. 00 WIB telah ditemukan dalam kondisi meninggal.

Baca Juga  Abdon Nababan Sang Aktivis Peduli Terhadap Lingkungan Hidup

Dijelaskan Hotmaida, lokasi penemuan jasad korban berada tidak jauh dari lokasi jatuhnya korban dan ditemukan oleh ibu-ibu yang sedang beraktivitas pagi di sungai tersebut.

Iklan

“Jenazah telah dievakuasi dari sungai oleh Tim Basarnas dan langsung dibawa oleh mobil Basarnas ke pemakaman keluarga di Desa Renun Kecamatan Tanah Pinem,” katanya menambahkan.

Sebelumnya diberitakan, Rendi Sitepu (19) warga Desa Renun, Kecamatan Tanah Pinem Kabupaten Dairi, Sumatera Utara dikabarkan hanyut saat mandi di Sungai Lau Renun, Desa Renun, Kecamatan Tanah Pinem pada Sabtu, 20-01-2024 sekitar pkl. 12 .00 WIB.

“Tim BPBD, Basarnas bersama personil TNI-Polri dibantu warga masih telah melakukan pencarian terhadap korban hanyut tersebut,” kata Hotmaida saat itu.

Baca Juga  Simulasi, Emma Tumangger dan Lasmaria Solin 'Coblos' Sonni - Ramlan

Dijelaskan Hotmaida bahwa berdasarkan laporan kepala desa tersebut, korban dinyatakan hanyut pada Sabtu, 20 Januari 2024 saat korban bersama tiga warga lainya, yakni Rinal Sembiring, Jeremia Kaban dan Pikes Tarigan sedang mandi di sungai Lau Renun, Desa Renun.

“Selesai mandi ketiga orang tersebut pun langsung pulang, dan hanya tinggal korban seorang diri di pemandian Sungai Lau Renun. Hingga menjelang malam pukul 18.30 WIB, korban tak kunjung pulang ke rumah, sehingga pihak keluarga mendatangi sungai tempat korban mandi.

Iklan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Iklan
Back to top button