Peristiwa

Pandemi Covid-19 Memukul Sektor Perikanan

KENDARI, pelitarakyat.com – Pandemi Covid-19 ternyata memukul pula sektor perikanan nasional. Tahun ini diharapkan sektor perikanan bangkit kembali, terutama perikanan budi daya.  Salah satu yang diharapkan adalah bangkitnya subsektor perikanan budi daya.

“Masyarakat perikanan pada tahun ini berharap banyak agar sektor kelautan dan perikanan bisa kembali bangkit setelah terpuruk karena Covid-19. Pada tahun 2021 ini, perikanan budi daya diharapkan bisa terus meningkatkan produktivitas dengan baik,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung di Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (20/4/2021).

Baca Juga  507 PPS se-Kabupaten Dairi Dilantik, Bupati Ingatkan Jaga Integritas untuk Sukseskan Pesta Demokrasi

Martin menyampaikan hal ini saat memimpin pertemuan Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VI DPR RI Komisi VI DPR dengan dua BUMN perikanan, PT Perikanan Nusantara (Perinus) dan Perum Perikanan Indonesia (Perindo). Dalam sambutannya, Martin menyampaikan, di tengah dampak Covid-19, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan produksi ikan nasional mencapai sekitar 19,47 juta ton sepanjang tahun ini.

Baca Juga  Dr Eddy Berutu: Terima Kasih Ungkapan Belasungkawa dan Doanya

Dalam mengejar target tersebut, kebetulan Komisi VI DPR menerima wacana penggabungan Perinus dan Perindo menjadi holding sektor perikanan. Diharapkan holding ini mampu membenahi industri perikanan nasional. Namun, di balik wacana itu, dua BUMN ini selalu merugi dalam laporan keuangannya. Ini jadi dilema tersendiri di tengah keinginan mengejar target produksi ikan nasional. Progres pembentukan holding ini masih terus dibicarakan dengan Komisi VI DPR untuk melihat efektivitasnya bagi industri perikanan

Iklan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Iklan
Back to top button