Peristiwa

Tahapan Pilkades di Dairi Tetap Bisa Dilaksanakan

SIDIKALANG, pelitarakyat.com –┬áSehubungan dengan Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 141/4251/SJ tanggal 9 Agustus 2021 perihal Penundaan Pelaksanaan Pilkades serentak dan Pemilihan Antar Waktu (PAW) pada masa pandemi Covid-19, di mana diamanatkan untuk melakukan penundaan Pelaksanaan Tahapan Pemilihan Kepala Desa, baik serentak maupun Pemilihan Antar Waktu (PAW) yang berpotensi untuk menimbulkan kerumunan.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka pelaksanaan Tahapan Pilkades di Kabupaten Dairi sampai 2 (dua) bulan kedepan diperkirakan hingga 8 Oktober 2021 termasuk di kabupaten Dairi masih dapat dilaksanakan. Hal tersebut juga sudah dituangkan dalam surat sekretaris daerah kabupaten (sekdakab) Dairi Nomor 410/4893 per Tanggal 16 Agustus 2021.

Menurut Kepala dinas pemberdayan masyarakat dan pemerintahan desa (Dispemdes), Junihardi Siregar mengatakan, dalam surat yang ditandatangani Sekda tersebut menyebutkan tahapan pilkades dalam rentang waktu tersebut masih berupa kegiatan Penyampaian Laporan Akhir Masa Jabatan Kepala Desa, Rapat Paripurna BPD untuk pembentukan P2KD, Pengajuan/persetujuan biaya Pilkades kepada Bupati melalui Camat, Pendaftaran Pemilih Sementara (DPS) dan persetujuan biaya Pilkades, Pengumuman Daftar Pemilih sementara, Pendaftaran/pencatatan pemilih tambahan, Pengumuman Daftar Pemilih Tambahan, Penetapan dan pengumuman Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Baca Juga  BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah di RI Dilanda Cuaca Ekstrem 10-17 Mei

“Berbagai Tahapan yang tercantum seperti yang diamanatkan pada Surat Menteri Dalam Negeri tersebut belum berpotensi menimbulkan kerumunan,” kata Junihardi.

Iklan

Oleh karena itu, kata Junihardi, bahwa tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Dairi masih dapat dilaksanakan.

“Tahapan Pilkades serentak di Kabupaten Dairi masih dapat dilaksanakan, karena tidak bertentangan dengan maksud surat Menteri Dalam Negeri tersebut,” ujar Junihardi.

Baca Juga  Eddy Keleng Berutu Kukuhkan Basnaz Dairi, Ini Daftar Pengurusnya

Selanjutnya Kepala dinas Dispemdes ini meminta kepada camat se kabupaten Dairi untuk menginformasikan ke desa serta senantiasa memfasilitasi tahapan yang sedang berjalan dengan tetap memerhatikan dan menegakkan protokol kesehatan ketat.

“Namun seraya melaksanakan seluruh tahapan yang sudah ditetapkan, Pemerintah Kabupaten Dairi akan senantiasa memperhatikan dan mengikuti setiap kebijakan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Dalam Negeri apabila sewaktu2 ada kebijakan baru yang dikeluarkan nantinya,”ujar Junihardi mempertegas

Perlu diketahui, penundaan pelaksanaan tahapan Pemilihan Kepala Desa, baik serentak maupun Pemilihan Antar Waktu (PAW) yang berpotensi untuk menimbulkan kerumunan menurut surat menteri tersebut tidak akan membatalkan tahapan yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Iklan

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Iklan
Back to top button